Perlukah Mengulang Doa pada Saat dan Selesai Sholat?

Oleh: Ustadz Adi Hidayat


    Dalam sholat bacaannya selalu unik, yang pertama ada seperti pengulangan, misalnya ketika kita membaca Al Quran kemudian menemukan ayat seperti terulang. Dalam tafsir sebenarnya adalah bukan pengulangan, tapi disebut penguatan. Contohnya seperti QS Ar-Rahman, kita akan menemukan ayat فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ  sebanyak 31 kali.

    Setiap ayat فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ  yang pertama berbeda dengan yang kedua, kemudian yang ketiga berbeda dengan yang pertama dan kedua. Walaupun kalimatnya dibaca sama tapi maknanya berbeda.

    Dalam sholat, dapat ditemukan pengulangan dalam bacaan doa yang sifatnya terasa sama dalam bacaan doanya tapi fungsinya berbeda, seperti سُبْحَانَ رَبِّىَ pada saat rukuk dan sujud. Kenapa? ternyata kalimat yang dibaca berulang itu dalam lafadznya adalah pembuka kekhusyukan dalam berdoa, karena sering ditemukan orang dari rukuknya khusyuk kemudian sewaktu i'tidal menjadi tidak khusyuk lagi, karena setan sudah bertekad akan selalu menanamkan kepada setiap anak Adam di setiap sholatnya informasi apapun, sampai di dapati orang yang lupa raka'at sholatnya

    Karena itulah, pada saat rukuk kita bisa menangis, tapi ketika i'tidal bisa berubah lagi, maka di setiap sujud, kita mengulang kalimat سُبْحَانَ رَبِّىَ dengan kalimat yang sama dengan rasa yang sama untuk menguatkan tekad kita sebelum berdoa kembali.

    Apakah kita boleh mengulang doa kita kembali ketika sujud? Boleh, karena tidak ada batasan dalam berdoa, doanya ditambahkan boleh, dikuatkan juga boleh. Dalam sujud, kalimat nabi jelas sekali, tidak ada keadaan terdekat seorang hamba dengan Rabbnya kecuali saat sujud, maka perbanyaklah berdoa.

    Perbanyak itu bisa menegaskan apa yang sudah disampaikan doanya sebelumnya, atau bisa menambahkan apa yang sebelumnya dirasa kurang ketika dibacakan doanya, atau kita berdoa "Ya Allah kita hanya memuji saja, Engkau yang Maha Mengetahui apa yang aku mohonkan kepadaMu, maka aku sangat memuji apa yang Engkau kabulkan kepadaku, ampuni aku bila selama ini doa yang aku panjatkan belum terkabulkan bukan karena kurangnya rahmatMu, tapi kurangnya kemampuanku mensyukuri nikmat yang Engkau berikan kepadaku. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghadapi Masalah dan Memperoleh Ketenangan

Sholat Terus, Maksiat Jalan ?!

Agar Tenang Jiwamu